Nutrien secara tradisional diklasifikasikan berdasarkan jumlah yang dibutuhkan, sifat kimia, dan fungsinya dalam tubuh.Nutrien terutama dibedakan menjadi makronutrien dan mikronutrien.
1. Makronutrien diperlukan dalam jumlah besar oleh tubuh kita, biasanya dalam kisaran puluhan gram, da makronutrien merupakan sumber energi.
2. Mikronutrien adalah zat yang diperlukan dalam jumlah yang sangat sedikit oleh tubuh, biasanya diukur dalam kisaran miligram.
Makronutrien
makronutrien dalam diet meliputi karbohidrat, lemak dan protein
1. karbohidrat dan lemak merupakan penyuplai energi utama, walaupun protein juga menghasilkan energi.
2. peran struktural yang terpenting dalam hal ini adalah protein.
3. ketiganya mengandung karbon, nitrogen dan beberapa protein yang mengandung nitrogen dan bebrapa protein mengandung sulfur.
Karbohidrat
sebagai sumber energi dalam bentuk glukosa.
Lemak
sebagai sumber energi, dan melindungi tubuh
Protein
mengganti sel tubuh yang rusak.
Mikronutrien
Vitamin
merupakan zat organik yang dibutuhkan dalam tubuh.
Mineral
Metabolisme tubuh dan hemostasis tubuh.
Selasa, 28 Juli 2015
Cara Pemeriksaan Temperatur Tubuh (Temperatur Aksila)
Cara Pemeriksaan
Temperatur Tubuh (Temperatur Aksila)
1.Mintalah pasien untuk duduk atau
berbaring
2.Turunkan air raksa, sehingga
menunjukkan angka <35 C
3.Bersihkan ujung thermometer dengan
larutan alkohol 37C
4.Letakkanlah ujung termometer air
raksa (dilapisi besi) pada fossa aksilaris pasien.
5.Biarkan Selama 5-10 menit, kemudian
keluarkan thermometer dan bacalah nilai yang ditunjukkan oleh posisi air raksa
pada thermometer
Variasi Suhu Normal Tubuh
1.Suhu oral. Suhu oral I, dapat
bervariasi. Pada pagi hari, suhu oral adalah sekitar 36,8 C sedangkan sore dan
malam hari, suhu oral dapat mencapai sekitar 37,3 C
2.Suhu Aksila. Suhu aksila lebih rendah
1 derajat celcius bila dibandingkan dengan suhu oral.
3.Suhu rectal. Suhu rectal lebih tinggi
sekitar 0,5 derajat celcius dari suhu oral.
Cara Metode Pemeriksaan Fisik
Cara Metode Pemeriksaan
Fisik
1.Inspeksi
Inspeksi adalah memreriksa dengan melihat dan mengingat. Metode
pemeriksaan ini menggunakan indera penglihatan untuk melihat ada tidaknya
perubahan-perubahan pada sikap dari tubuh pasien yang dapat menunjukkan adanya
penyakit tertentu. Pemeriksaan inspeksi dapat dibedakan atas inspeksi secara
umum dan local.
Inspeksi umum (pada pemeriksaan fisik
umum)
Pada inspeksi umum kita mncoba menentukan keadaan umum pasien dengan cara
memperhatikan gaya berjalan, gerakan dari tangan, gerakan dari kepala, cara
berbicara serta sikap (posisi) duduk paisen.
Kesan umum penderita : tampak kesakitan atau tidak atau bagaimana cara
berjalan.
Warna : warna dari permukaan tubuh yang dapat dilihat seperti warna
kulit, warna sclera dll.
Bentuk : bentuk badan atau bagaian badan tertentu
Ukuran : perbandingan antara bagian tubuh atau ukuran tubuh seluruhnya
Gerakan : adanya gerakan normal atau abnormal dinding dada saat bernafas.
Inspeksi Setempat (local)
Inspeksi lokal dilakukan denagn mengamati
denagn seksama bagian tubuh pasien yang menjadi keluhannya.
2.Palpasi
Palpasi adalah pemeriksaan dengan perabaan,mempergunakan rasa
propioseptif ujung Jari dan tangan dengan cara memegang aau meraba dengan
tangan baik denagan satu tangan (manual) atau dua tangan (bimanual).
3.Perkusi
Metode pemeriksaan ini dilakukan dengan cara melakukan pengetukan dengan
jari pada bagian –bagian tubuh tertentu, kemudian dilakukan penilaian dengan
membandingkan suara perkusi yang dihasilkan dengan suara perkusi yang normal
pada bagian tubuh tersebut.
4.Auskultasi
Auskultasi adalah mendengarkan suara yang terdapat didalam tubuh dengan
bantuan alat yang disebut stetoskop. Alat ini berfungsi sebagai saluran
pendengaran diluar tubuh untuk dapat meredam suara disekitarnya.
Overhidrasi Bisa Fatal
Overhidrasi Bisa Fatal
Overhidrasi adalah keadaan kelebihan
cairan dalam tubuh. Ini terjadi karena orang minum air berlebihan dalam waktu
singkat,sehingga konsentrasi natrium meningkat dalam plasma darah menjadi
sangat rendah.
Yang dimaksud minum berlebihan
adalah minum air putih atau cairan lain dalam waktu 10-15 menit sebanyak 1
liter-2 liter. Overhidras juga dapat diakibatkan oleh adanya gangguan pengeluaran
cairan tubuh.
Bisa
sebabkan kematian
Biasanya hal ini terjadi pada
orang-orang yang ginjalnya tidak dapt bekerja secara normalatau mebuang cairan secara normal. Misalnya
pada penderita penyakit jantung,ginjal atau hati. Bila anda terlalu banyak mengonsumsi
air, tingkat mineral penting, yaitu sodium dapat turun drastic. Hal ini dapat
menyebabkan kondisi yang dikenal dengan overhidrasi atau hiponatremia yang
membuat tubuh menahan air terlalu banyak.
Jika hal ini dibiarkan dalam waktu
yang cukup lama, sel-sel dalam tubuh dapat membengkak. Dan keadaan ini
berbahaya bagi otak.Akibat terburuk adalah kematian. Pengenalan overhidrasi
sangat penting untuk diketahui terutama bagiyang menyukai olahraga berat seperti atlet atau berolahraga dalam jangka
waktu lama.
Gejala dari overhidrasi adalah
kebingungan, mual, muntah dan terasa sesak.Oleh karena itu minumlah 8 gelas
perhari nya. Anda dapat mendapat asupan minum jika berada di tempat panas atau
sedang melakukan kegiatan yang menguras tenaga sehingga rasa haus nya
berlebihan. Namun, sebaliknya jika suhu dingin konsumsi air bisa dikurangi
Untuk mengetahuianda kekurangan cairan atau tidak dapat
melihat dari warna urin anda, jika warna urin yang kuning atau pucat dipastikan
ada kekurangan cairan, namun sebaliknya jika warna urin nya jernih(tidak pucat)
dipastikan anda tidak kekurangan cairan.
Selain mempengaruhi kinerja organ
tubuh, overhidrasi dalam jangka waktu lama juga dapat berdampak pada saraf
otak.pada kasus overhidrasi yang terjadi sangat cepat, penderita akan kejang
dan koma karena sirkulasi darah terganggu.
Harus dingat bahwa tubuh kita hanya
mengandung sekitar 8% kadar air. Apabila keelbihan kadar air, air akan
menerobos organ-organ dalam tubuh lain untuk mendapatkan tempat.Kondisi ini
justru mendapat peluang untuk muncul penyakit, maka dari itu sayangilah tubuh
anda, dengan minum air 8 gelas perhari. Jangan berlebih dan jangan kurang.
Tips Tidak Dehidrasi dan Overhidrasi
Tips Tidak Dehidrasi
dan Overhidrasi
Agar tidak
mengalami dehidrasi dan overhidrasi saat olahraga yaitu :
1.Empat jam sebelum berolahraga,
minumlah 500-600 cc air putih
2.Kira –kira 10-15 menit sebelum
berolahraga kurangilah konsumsi cairan menjadi 250-350 cc
3.Saat berolahaga bila kurang dari 1 jam
minumlah 100-250 ml setiap 15-20 menit
4.Semakin besar berat badan sseorang,
maka jumlah air yang harus di minum semakin banyak kira-kira 250 ml.
5.Tidak dianjurkan minum 1 liter per
jam. “ Minumlah setiaknya 400-800 ml dalm 1 jam.
6.Sebelum dan setelah olahraga ceklah
berat badan dan warna urin anda, bila setelah berolahraga terjadi penurunan
berat badan sebesar 0,5 kg, minumlah 600-700 cc air secara bertahap.
7.Cek warna urin. Jika urin berwarna
gelap setelah berolahraga itu berarti anda kurang minum. Bila urin berwarna
jernih berarti anda cukup minum